November 2, 2015

New Gibbon and meetings / Nouveau Gibbon et reunion / Owa baru dan rapat

 
La pluie commence à tomber en abondance à Bornéo, tournant la page des incendies catastrophiques.
Suite à ma Vidéo, et surtout à son retentissement dans les médias et sur Internet en Indonésie, j’ai rencontré le 29 Octobre le directeur de la conservation de la biodiversité, et le 30 octobre à 16 heures, le directeur général des ressources naturelles, au ministère de l’environnement (La ministre étant à ce moment là en déplacement avec le président).
Les réunions ont porté, sur le programme de sauvegarde des gibbons de Kalaweit, sur le problème de l’expansion des plantations de palmiers (en dehors des concessions) par de riches propriétaires terriens (ce que j’ai illustré tous les mois en Paramoteur pendant 2 ans aux alentours de Palangkaraya), la mise en place d’un système pour réagir plus vite aux incendies, un renforcement de la loi concernant les feux (en tout genre) dans les zones de tourbières pendant la saison sèche, etc.  Les décisions à venir seront décisives, et nous avons pu grâce à cette vidéo adressée au président, et au soutien (mais aussi à l’emballement) des médias, apporter nos arguments au gouvernement. L’avenir nous dira si nos recommandations, etc, ont été entendues, pour limité les risques d’incendies, et pour l’arrêt de l’expansion incontrôlée des plantations d’huile de palme, hors des concessions.
Nous avons reçu aussi un nouveau gibbon aujourd’hui, détenu pendant des années comme animal de compagnie, via le département des forêts à Muara Teweh.
Merci pour votre soutien.

The rain begins to fall in abundance in Borneo, turning the page on the catastrophic fires. My video had significant impact in the media and across the internet in Indonesia. Following this, I met with the Director of Conservation and Biodiversity, on October 29 and also with the Director General of Natural Resources, from the Ministry of the Environment on October 30 (The Minister was traveling with the President at that time). During the meetings we discussed the issue of expansion of palm oil plantations (excluding concessions) by wealthy landowners , for which I have demonstrated proof every month for 2 years using my Paramotor around Palangkaraya. We also discussed the establishment of a system to respond faster to fires, and the strengthening of laws concerning fires (of all kinds) in areas of peat lands during the dry season. The decisions that our leaders make right now will determine the future for Borneo. Through the support of the media, our video was able to bring our arguments directly to the President. Time will tell if our recommendations have been heard and whether we will in fact see a reduction in fire risk and the shutdown of palm plantations outside of concessions.
We received a new gibbon today, detained for years as a pet, via the forestry department in Muara teweh.
Thanks for your support.

Hujan mulai turun  di Kalimantan…
Setelah video saya, dan terutama dampaknya di media dan di Internet di Indonesia, saya bertemu tgl 29 Oktober Direktur Konservasi Keanekaragaman hayati, dan 30 Oktober pukul 4 sore, Direktur Jenderal Sumber Daya Alam, Kementerian Lingkungan Hidup (Menteri pada waktu itu bepergian dengan presiden).
Rapat  yang di gelar adalah tentang kerjasamanya yang di jalankan untuk pelestarian owa, perluasan perkebunan kelapa sawit (tidak termasuk konsesi) oleh pemilik lahan (apa yang saya telah ilustrasikan setiap bulan selama 2 tahun dengan menggunakan Paramotor sekitar Palangkaraya), pembentukan sistem untuk merespon lebih cepat kebakaran hutan dan lahan, penguatan hukum tentang kebakaran (semua jenis) di daerah lahan gambut selama musim kering), dll keputusan2 yang akan di ambil akan menjadi sangat penting bagi masa depan Kalimantan, dan kami dengan video kepada Presiden, dan dukungan dari media, saya telah membawa argumen2 saya kepada pemerintah. Waktu akan memberitahu jika rekomendasi saya, dll telah di dengar atau tidak…

Kami menerima owa baru hari ini, yang di pelihara selama bertahun-tahun sebagai hewan peliharaan, melalui departemen kehutanan di Muara Teweh.
Terima kasih untuk dukungan anda.
----
856 amis / friends already 
2644 à recruter / to find
Become a Friend / Devenez un Ami. Cliquez ici / Click here

1 comment:

Anonymous said...

bonjour chanee kalaweit. saya Elsha Chintiana Dewi, mahasiswa Kehutanan, Institut Pertanian Bogor. Saya bersama teman-teman yang tergabung dalam himpunan profesi mahasiswa konservasi sumber daya hutan dan ekowisata (himakova) akan mengadakan seminar nasional hasil ekspedisi himakova pada tanggal 21 november 2015 di gedung Andi Hakim Nasution Institut Pertanian Bogor. Kami ingin mengundang saudara sebagai pembicara untuk menyampaikan bagaimana pentingnya konservasi keanekaragaman hayati. Kami juga akan mengundang direktorat kawasan konservasi, kementerian lingkungan hidup dan kehutanan. Apabila kami ingin mengirim surat undangan, kemanakah kami harus mengirimnya?Kami sangat berharap saudara Chanee Kalaweit bersedia menjadi pembicara dalam seminar kami. Terimakasih